SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT PADA AYAM METODE FORWARD CHAINING (STUDI KASUS : PETERNAKAN MHF PROBOLINGGO)
Penulis ARGANATA, BRYANSkripsi
2019
414/UB/FT-Inf/19
Ind
SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT PADA AYAM METODE FORWARD CHAINING (STUDI KASUS : PETERNAKAN MHF PROBOLINGGO)
#14043080Pengarang: ARGANATA, BRYAN
Pembimbing Pertama: Rani Purbaningtyas, S.Kom., MT.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FT-INF
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Ind
Kode: 414/UB/FT-Inf/19
No. Klasifikasi: 384.6 Arg s
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2019
Status
Tersedia
Kode
414/UB/FT-Inf/19
Deskripsi Fisik
xiv + 68 hal; 30 cm
Subyek
METODE - FORWAR CHAINING
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Peternakan MHF merupakan peternakan ayam potong/broiler yang terletak di Dusun Perning RT 07 RW 01, Ds Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kbupaten Probolinggo. Walaupun bisnis ini menguntungkan tetapi dalam suatu peternakan ayam, dapat terjadi banyak sekali variasi penyakit yang sudah sangat dipahami atau familiar bagi peternak terutama peternak skala menengah dan besar. Mulai dari penyakit ringan sampai penyakit ayam yang mematikan. Tentu saja dengan adanya berbagai penyakit ayam ini akan berakibat sangat merugikan bagi para peternak ayam. Oleh sebab itu, pengamanan dan menjauhkan ternak ayam dari sumber wabah dan hambatan potensial tersebut menjadi prioritas dan perhatian khusus. Dalam dunia komputer, tindakan yang cepat dan tepat dalam mengidentifikasi penyakit tersebut dapat diwujudkan melalui pembuatan sistem pakar. Tujuan utama sistem pakar bukan untuk menggantikan kedudukan seorang pakar, tetapi memasyarakatkan pengetahuan dan pengalaman seorang pakar. Dengan adanya Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Ayam Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining diharapkan membantu para peternak ayam untuk dapat mencegah dan mengobati ayam yang terkena penyakit.Penelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit Pada Ayam dengan menggunakan metode Forward Chaining.Sehingga para peternak ayam dapat mengobati atau mencegah ayamnya terkena penyakit dengan hasil 89% sistem ini bekerja dengan baik.