SISTEM KONTROL, PENGAIRAN SAWAH
Penulis MUHAEMIN, AZISTA
2019
1077/UB/TE-Tg/19
Ind
SISTEM KONTROL, PENGAIRAN SAWAH
#12041035Pengarang: MUHAEMIN, AZIS
Pembimbing Pertama: Dr., Ir. Prihastono, MT.
Pembimbing Kedua: Sonhaji, S.T., M.T.
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya : UBHARA - FTE - Tg
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Ind
Kode: 1077/UB/TE-Tg/19
No. Klasifikasi: 621.381 537 Muh s
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2019
Status
Tersedia
Kode
1077/UB/TE-Tg/19
Deskripsi Fisik
xxiv + 40 hal; 21 cm
Subyek
MONITORING - BERBASIS ARDUINO
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Pengairan merupakan faktor yang sangat penting dan juga mempengaruhi hasil pertanian. Air sendiri sebagai sumber daya pokok yang menunjang berlangsungnya kegiatan pertanian. Pada umumnya pengairan air sawah menggunakan sistem pengairan irigasi atau mengaliri sawah dengan air langsung dari sumbernya, yaitu sungai. Sistem irigasi di Indonesia dikembangkan untuk mengairi persawahan, walaupun tidak semua persawahan yang ada sekarang ini dilayani oleh sistem irigasi. Kelembaban, level air, dan suhu sangat mempengaruhi tanah dan kualitas pada tanaman. Tanaman padi membutuhkan suhu sekitar 20 sampai 25 derajat celcius agar menghasilkan kualitas yang bagus. Pada sistem kontrol air sawah ini adalah sebagai prototype. Tegangan keluaran dari power supply sebesar 12 volt, sedangkan rangkaian kontrol (arduino, sensor dll) membutuhkan tegangan sebesar 5 volt. Rangkaian driver on-off controller digunakan sebagai kontrol CW dan CCW yang perintah kerjanya didapatkan dari mikrokontroler Arduino. Sensor jarak yang digunakan untuk mengukur ketinggian air, apabila air sudah lebih dari 7 cm maka aliran irigasi akan tertutup. Sensor kelembaban dan suhu tanah ini digunakan sebagai umpan balik ke mikrokontroller untuk nilai pengambilan data dari kelembaban tanah. Sensor terdapat 2 outputan yaitu digital dan analog. Dengan diinputkan sumber DC 5 volt sensor akan bekerja. Hasil dari sensor di tampilkan pada LCD.