PERENCANAAN ULANG SALURAN SEKUNDER KEDUNGULING KIRI DAERAH IRIGASI DELTA BRANTAS DESA JAMBANGAN KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO
Penulis Putra, Ahmad Risky DwiTA
2018
436/UB/FT-INF/19
Ind
PERENCANAAN ULANG SALURAN SEKUNDER KEDUNGULING KIRI DAERAH IRIGASI DELTA BRANTAS DESA JAMBANGAN KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO
#13.042.022Pengarang: Putra, Ahmad Risky Dwi
Pembimbing Pertama: Ir. Priatno Utomo, M.M.
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya: UBHARA - FT INF
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Ind
Kode: 436/UB/FT-INF/19
No. Klasifikasi: 627.52 Dwi p
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2018
Status
Tersedia
Kode
436/UB/FT-INF/19
Deskripsi Fisik
xii, 58 hal; 30 cm
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Salah satu kinerja jaringan irigasi dapat dilihat dari konsistensi nilai efisiensi irigasi selama pengoprasian proyek irigasi, namun lemahnya tingkat pemeliharaan jaringan dan bangunan pendukung irigasi sehingga mengakibatkan perubahan debit yang dialirkan. Kondisi ini berdampak pada penurunan kinerja jaringan irigasi itu sendiri, sehingga area produksi tidak dapat menghasilkan panen yang maksimal. Masalah ini telah terjadi hampir diseluruh proyek irigasi yang ada di Candi Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja jaringan irigasi sekunder Kedunguling Kiri yang panjangnya 4,5 km dengan mengkaji nilai efisiensi saat sekarang dan membandingkan dengan nilai efisiensi yang dibutuhkan. Penelitian ini dilakukan di ruas saluran sekunder Kedunguling Kiri pada musim tanam I (mei - Agustus 2018). Yang terdiri dari debit, kehilangan air akibat evapotranspirasi, dan dimensi salurannya berdasarkan hasil pengukuran dan analisa diperoleh hasil debit 0,83 m³/dt sedangkan debit yang dibutuhkan untuk 318 hektar yaitu 2,91 m³/dt. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi ketidak optimalnya saluran sekunder tersebut. Masalah tersebut terjadi karena dimensi saluran yang kurang tepat. Hal ini yang mengakibatkan buruknya hasil panen. Untuk itu perlu di lakukan pembangunan ulang dimensi saluran Kedunguling Kiri dengan biaya sebesar Rp. 5,348,093,000,- untuk mendapatka kinerja yang tepat guna demi mendapatkan hasil panen maksimal demi mendapatkan hasil panen yang berkualitas disampai masa-masa yang akan datang.