SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN MINAT DAN BAKAT CALON ANGGOTA UKM MUSIK UBHARA SURABAYA DENGAN METODE FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR
Penulis RUSDIANTO, BAGUSTA
2017
456/UB/FT-inf/19
Ind
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN MINAT DAN BAKAT CALON ANGGOTA UKM MUSIK UBHARA SURABAYA DENGAN METODE FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR
#10.043.057Pengarang: RUSDIANTO, BAGUS
Pembimbing Pertama: Rani Purbaningtyas, S. Kom., MT.
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya: UBHARA - FT. Inf
Tahun Terbit: 2017
Bahasa: Ind
Kode: 456/UB/FT-inf/19
No. Klasifikasi: 005. 4 Bag s
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2017
Status
Tersedia
Kode
456/UB/FT-inf/19
Deskripsi Fisik
xvii + 63 hal; 30 cm
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Seiring bertambahnya tahun dan berkembangnya teknologi setiap individu di tuntut untuk memahami perkembangan teknologi. Apalagi kita adalah berada di lingkungan akademis. Terutama berada di lingkungan unit kegiatan mahasiswa (UKM) musik yang perkembangannya di lihat melalui individu masing-masing. Seperti halnya penerimaan anggota baru yang selama ini dilakukan secara manual tanpa ada pemanfaatan sistem teknologi dan sangat berpeluang data itu hilang. Untuk mengatasi kendala ini maka saya berinisiatif untuk membuatkan sistem yang dapat menginput data setiap anggota baru dan menyimpannya dengan aman. Untuk kepentingan UKM MUSIK Surabaya. Secara global dapat dikatakan bahwa fungsi dari Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengambil keputusan dengan memberikan alternatif-alternatif keputusan yang lebih banyak atau lebih baik, sehingga dapat membantu untuk merumuskan masalah dan keadaan yang dihadapi.Dengan demikian Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.Sistem Pendukung Keputusan (SPK) harus mampu bekerja dalam ketidakpastian. Sejumlah teori telah ditemukan untuk menyelesaikan ketidakpastian, termasuk diantaranya probabilitas klasik (classical probability), probabilitas Bayes (Bayesian probability), teori fuzzy Zadeh (Zadeh’s fuzzy theory) dan faktor kepastian (certainty factor). Oleh karna itu maka penelitian ini menggunakan metode forward chaining dan certainty factor. Metode forward chaining adalah metode atau teknik pelacakan ke depan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau tujuan. Sedangkan certainty factor adalah suatu metode untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti ataukah tidak pasti yang berbentuk metric yang biasanya digunakan dalam sistem pakar. Metode ini sangat cocok untuk sistem pakar yang mendiagnosis sesuatu yang belum pasti.