Skripsi

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI DAN KREDIT UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA PT. UNITED INDO SURABAYA

Penulis FRIMA, ZUHER
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

3043/UB/FEB-AK/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI DAN KREDIT UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA PT. UNITED INDO SURABAYA

#1512311156

Pengarang: FRIMA, ZUHER

Pembimbing Pertama: Dra.Ec.L.Tri Lestari,M.Si.

Pembimbing Kedua: Arief Rahman,SE.,M.Si.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA FEB-Akuntansi

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 3043/UB/FEB-AK/19

No. Klasifikasi: 657.458 Fri a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

3043/UB/FEB-AK/19

Deskripsi Fisik

xix + 99 hal; 21x30 cm

Subyek

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Kata Kunci

Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai Dan Kredit Pengendalian Internal.

Anotasi

Sistem informasi akuntansi merupakan salah satu jenis sistem yang diperlukan oleh perusahaan dalam menangani kegiatan operasional sehari-hari untuk menghasilkan informasi-informasi akuntansi yang diperlukan oleh manajemen dan pihak-pihak yang terkait lainnya sehubungan dengan pengambilan keputusan dan kebijakan-kebijakan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi penjualan tunai dan kredit untuk meningkatkan pengendalian internal pada PT. UNITED INDO SURABAYA. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, yang langsung bertanya kepada karyawan yang bersangkutan. Pengambilan data dilakukan melalui survey pendahuluan dan penelitian diperusahaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif Dibutuhkan pengendalian internal sebagai rencana dan metode organisasi untuk menjaga asset dari kecurangan dan kesalahan. Berdasarkan analisis yang dilakukan dan diketahui bahwa untuk sistem informasi akuntansi penjualan tunai dan kredit, perusahaan sudah memiliki unsur pengendalian internal yang baik. Walaupun masih ditemukan beberapa masalah, diantaranya masih terdapat perangkapan fungsi dan pembayaran kredit yang membuat perusahaan harus pintar-pintar untuk mengelolah piutang yang tak tertagih.

Di-entri: 24 February 2020 04:54