ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.45 SEBAGAI PERWUJUDAN AMANAH DAN AKUNTABILITAS PADA LAPORAN KEUANGAN MASJID AL AKBAR SURABAYA
Penulis SETIAWAN, HERISkripsi
2019
3177/UB/FEB-AK/19
Ind
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.45 SEBAGAI PERWUJUDAN AMANAH DAN AKUNTABILITAS PADA LAPORAN KEUANGAN MASJID AL AKBAR SURABAYA
#1512311081Pengarang: SETIAWAN, HERI
Pembimbing Pertama: Arief Rahman, SE.,M.Si.
Pembimbing Kedua: Dra. Kusni Hidayati,M.Si.,Ak.,CA
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA FE-Akuntansi
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Ind
Kode: 3177/UB/FEB-AK/19
No. Klasifikasi: 657.48 Set a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2019
Status
Tersedia
Kode
3177/UB/FEB-AK/19
Deskripsi Fisik
xiii + 160hal; 21x30 cm
Subyek
AKUNTANSI KEUANGAN ORGANISASI
Kata Kunci
Anotasi
berorientasi laba maupun nirlaba diharapkan dapat memberikan informasi secara transparan dan lengkap sebagai sebuah pertanggungjawaban kepada masyarakat umum atas pengelolaan sejumlah dana yang diterima dari masyarakat dalam bentuk laporan keuangan. Masjid merupakan salah satu bentuk Entitas nirlaba. Keuangan masjid diperoleh dari berbagai sumber salah satunya dari jamaah. Sikap Amanah sangat penting dan harus dimiliki oleh pengurus atau pengelola masjid. Sebagai lembaga keagamaan, sebagian besar Masjid menganggap tabu praktik akuntansi dalam pengelolaan dananya. Pelaporan keuangan masjid akan memberikan gambaran kepada para donatur atau masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PSAK No.45 sebagai perwujudan amanah dan akuntabilitas pada laporan keuangan Masjid Al Akbar Surabaya. Peneliti melakukan analisis dengan mengumpulkan dan mengidentifikasi mengenai pengelolaan keuangan Masjid Al Akbar Surabaya baik melalui penerimaan maupun pengeluaran, melakukan analisa berdasarkan teori atau tinjauan pustaka terkait dengan PSAK No.45 hingga melakukan perbandingan antara laporan keuangan Masjid Al Akbar Surabaya dengan Laporan berdasarkan PSAK No.45 sampai akhirnya bisa memberikan kesimpulan mengenai penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data berupa Studi kepustakaan, wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyampaian laporan keuangan Masjid Al Akbar Surabaya disampaikan ketika selesai shalat jumat, namun disampaikan hanya perolehan infaq dari kotak atau sumbangan dalam kurun waktu minggu tersebut. Laporan keuangan yang disajikan Masjid Al Akbar Surabaya berupa laporan neraca dan laporan surplus/defisit dan belum sesuai dengan PSAK No.45 yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan, Akivitas, Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan.