Skripsi

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. TELKOM INDONESIA

Penulis MUSFIATIN
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

5085/UB/FEB-MA/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. TELKOM INDONESIA

#1512111222

Pengarang: MUSFIATIN

Pembimbing Pertama: Dr. MUSLICHAH ERMA. W, Dra.Ec.,MM.

Pembimbing Kedua: Drs. Ec Abdul Fatah, M.Si.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FEB Manajemen

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 5085/UB/FEB-MA/19

No. Klasifikasi: 658.15 Mus a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

5085/UB/FEB-MA/19

Deskripsi Fisik

xvii + 72 hal; 21x30 cm

Subyek

AKUNTANSI - LAPORAN KEUANGAN

Kata Kunci

Rasio Likuiditas Rasio Solvabilitas Rasio Profitabilitas Dan Kinerja Keuangan

Anotasi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT.Telkom Indonesia dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang diteliti berupa laporan keuanga PT. Telkom Indonesia yang meliputi laporan neraca dan laporan laba rugi pada tahun 2013 - 2017. Alat analisis yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan menggunakan analisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas. Hasil penelitian ditinjau dari rasio likuiditas yang meliputi rasio cepat sebesar 115,9%, 106,1%, 135,3%, 119,9%, dan 104,8%. Ditinjau dari rasio solvabilitas meliputi rasio hutang terhadap aset sebesar 40,3%, 39,3%, 43,7%, 41,2%, dan 43,5%. Sedangkan rasio hutang terhadap modal sebesar 67,5%, 64,9%, 77,8%, 70,2%, dan 77,0%. Ditinjau dari rasio profitabilitas yang meliputi rasio margin laba bersih sebesar 24,5%, 23,7%, 22,7%, 25,1%, dan 25,5%. Rasio pengembalian atas investasi sebesar 15,8%, 15,0%, 14,0%, 16,3%, dan 16,5%. Sedangkan rasio pengembalian atas ekuitas sebesar 26,4%, 24,7%, 24,9%, 27,6%, dan 29,2%. Secara keseluruhan kinerja keuangan PT. Telkom Indonesia dinilai kurang baik karena belum mampu memenuhi standar rata-rata industri.

Di-entri: 04 February 2020 04:54