Skripsi

PENGARUH STRES KERJA, KONFLIK KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. ARAH ENVIRONMENTAL INDONESIA CABANG SEMARANG

Penulis UTAMI, DEWI TRI
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

5054/UB/FEB-MA/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

PENGARUH STRES KERJA, KONFLIK KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. ARAH ENVIRONMENTAL INDONESIA CABANG SEMARANG

#1512111020

Pengarang: UTAMI, DEWI TRI

Pembimbing Pertama: Dra. Ec. Hj. Cholifah, M.M.

Pembimbing Kedua: EnnyIstanti, S.E., M.M.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA FEB-Manajemen

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 5054/UB/FEB-MA/19

No. Klasifikasi: 658.314 Uta p

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

5054/UB/FEB-MA/19

Deskripsi Fisik

xvii + 91 hal; 21x30 cm

Subyek

KONFLIK KERJA, KOMITMEN - KINERJA

Kata Kunci

Stres Kerja Konflik Kerja Motivasi Kerja Kinerja Karyawan

Anotasi

ABSRAK. Keberhasilan suatu perusahaan tergantung bagaimana perusahaan mampu memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman dari lingkungan eksternal dengan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan itu sendiri. Salah satu sumber daya yang paling penting adalah sumber daya manusia, dikatakan demikian karena manusia merupakan tokoh sentral dalam perusahaan. Karena tanpa adanya manusia, aktivitas perusahaan tidak akan terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tentang stres kerja, konflik kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Arah Environmental Indonesia Cabang Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert dengan menyebarkan kuesioner. Sampel yang diambil sebanyak 75 orang sebagai responden dari populasi 400 orang karyawan PT. Arah Environmental Indonesia Cabang Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik linier regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan baik secara simultan maupun parsial stres kerja, konflik kerja dan motivasi kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan, yang mana variabel motivasi kerja mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu hendaknya perusahaan menambah motivasi kerja agar dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Di-entri: 03 February 2020 04:54