PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN SOCIOPRENEUR AGROWISATA PADA BUMDES SAMBIMADU DESA SAMBIBULU, KECAMATAN TAMAN, KABUPATEN SIDOARJO
Penulis PATRICIA,MARIA PUTRISkripsi
2026
1737/UB/FISIP-AP/26
Ind
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN SOCIOPRENEUR AGROWISATA PADA BUMDES SAMBIMADU DESA SAMBIBULU, KECAMATAN TAMAN, KABUPATEN SIDOARJO
#2213121001/FISIP-APPengarang: PATRICIA,MARIA PUTRI
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Irianto, M.Si.
Pembimbing Kedua: Dr. Fierda Nurany, S.AP., M.KP.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-AP
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: Ind
Kode: 1737/UB/FISIP-AP/26
No. Klasifikasi: 352 PAT,p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
1737/UB/FISIP-AP/26
Deskripsi Fisik
xiii, 121 hal;30 cm
Subyek
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN SOCIOPRENEUR AGROWISATA PADA BUMDES SAMBIMADU DESA SAMBIBULU, KECAMATAN TAMAN, KABUPATEN SIDOARJO Maria Putri Patricia Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poilitik Universitas Bhayangkara Surabaya E-mail : mariaputrip@gmail.com Partisipasi masyarakat merupakan elemen yang menentukan keberhasilan pembangunan desa, terutama dalam pengembangan sociopreneur berbasis agrowisata. Keterlibatan masyarakat secara aktif membantu dalam pengembangan sociopreneur berbasis agrowisata. Selain itu, peran serta tersebut tersebut memastikan bahwa proses pembangunan mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat partisipasi, serta menganalisis upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan sociopreneur agrowisata BUMDes Sambimadu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisa data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat Desa Sambibulu dapat dilihat melalui empat tahap. Pada tahap pengambilan keputusan, masyarakat dilibatkan dalam musyawarah desa namun hanya terbatas pada perwakilan masyarakat saja, sedangkan masyarakat umum dapat memberikan masukan melalui perwakilan tersebut. Pada tahap pelaksanaan, partisipasi terbagi menjadi partisipasi aktif dan pasif. Partisipasi aktif terlihat dari keterlibatan masyarakat sebagai tenaga kerja operasional seperti penjaga tiket, kebersihan, pemandu wisata, hingga produsen kuliner lokal. Partisipasi pasif ditunjukkan oleh masyarakat yang hanya berperan sebagai pengujung. Pada tahap pemanfaatan hasil, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dan sosial melalui lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan peluang usaha. Sementara pada tahap evaluasi, masyarakat memberikan saran dan masukan untuk perbaikan pengelolaan agrowisata. Faktor pendukung partisipasi meliputi kuatnya potensi lokal dan dukungan pemerintah desa, sedangkan faktor penghambat partisipasi masyarakat adalah rendahnya kesadaran, keterbatasan keterampilan, dan inovasi masyarakat. Upaya peningkatan partisipasi dilakukan melalui pemberdayaan, pelatihan, kolaborasi, dan pengembangan program berbasis potensi lokal. Kata Kunci: Agrowisata; BUMDes; Partisipasi Masyarakat; Pengembangan Desa; Sociopreneur
Catatan
Wisuda 2026