Skripsi

PENDETEKSI INDIKASI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN : PENDEKATAN FRAUD HEXAGON TEORY PADA SEKTOR INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2023

Penulis TRISNAWATI, YULIA
Jenis

Skripsi

Tahun

2025

Kode

3785/UB/FEB-AK/25

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

PENDETEKSI INDIKASI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN : PENDEKATAN FRAUD HEXAGON TEORY PADA SEKTOR INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2023

#2112321003/FEB-AK

Pengarang: TRISNAWATI, YULIA

Pembimbing Pertama: Dr. Arief Rahman SE,.Msi

Pembimbing Kedua: Dr. Mahsina SE., M.Si.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FEB-Akuntansi

Tahun Terbit: 2025

Bahasa: Ind

Kode: 3785/UB/FEB-AK/25

No. Klasifikasi: 657.0 TRI P

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2025

Status

Tersedia

Kode

3785/UB/FEB-AK/25

Deskripsi Fisik

xiii + 181 hal; 21x30 cm

Subyek

KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN

Kata Kunci

Kecurangan Laporan Kuangan Tekanan Kesempatan Rasionalisasi Kemampuan Arogansi Kolusi.

Anotasi

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendeteksi kecurangan laporan keuangan dengan menggunakan pendekatan Fraud Hexagon Theory pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2023. Penelitiaan ini menggunakan analis data uji asumsi klasik. Sampel penelitian adalah 56 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 - 2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditetapkan. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tekanan (X1), kesempatan (X2), rasionalisasi (X3), kemampuan (X4), arogansi (X5), kolusi (X6). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan yang diproksi target keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, kesempatan yang diproksi nature of industry berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan, rasionalisai yang diukur menggunakan total akrual tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, kemampuan yang diproksi change in director tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, arogansi yang diproksi CEO duality tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, kolusi yang diproksi kinerja pasar tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Kata Kunci : Kecurangan Laporan Kuangan, Tekanan, Kesempatan, Rasionalisasi, Kemampuan, Arogansi, Kolusi.

Catatan

Wisuda 2025

Di-entri: 30 July 2025 04:54