PERAN DINAS KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK (KBPPPA) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN GRESIK
Penulis ANANTA.SALSA BILA FIRDASkripsi
2026
1736/UB/FISIP-AP/26
Ind
PERAN DINAS KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK (KBPPPA) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN GRESIK
#2213111011/FISIP-APPengarang: ANANTA.SALSA BILA FIRDA
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Irianto, M.Si.
Pembimbing Kedua: Diana Rahmawati, S.AP., M.PA.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-AP
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: Ind
Kode: 1736/UB/FISIP-AP/26
No. Klasifikasi: 352 ANA,p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
1736/UB/FISIP-AP/26
Deskripsi Fisik
xi,134/hal;30 cm
Subyek
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang berampak serius terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anak, meskipun telah terdapa regulasi yang menetapkan batas usia minimum perkawinan. Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah yang masih menghadapi kasus pernikahan usia anak, sehingga memerlukan peran aktif pemerintah daerah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik dalam upaya pencegahan pernikahan dini serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunkan pendekaan kualitatif dengan metode deskriptif. Landasan teori yang digunakan meluputi teori peran, teori implementasi kebijakan publik dan konsep collaborative governance. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik menjalankan peran strategis melalui sosialisasi, edukasi kesehatan reproduksi, kampanye pencegahan, advokasi, pengawasan daan pengendalian, serta koordinasi lintas sektor. Faktor pendukung meliputi regulasi yang jelas, komitmen pemerintahan daerah, dan kerjasama lintas sektor, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sumber daya dan budaya x ublicx kat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik berjalan cukup efektif, namum masih memerlukan penguatan berkelanjutan. Kata kunci: kebijakan publik, pencegahan, peran pemerintah, pernikahan dini, perlindungan anak
Catatan
Wisuda 2026