TA

MINIMASI BIAYA PROYEK DENGAN REKAYASA DURASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE PREDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) KERJA PADA PROYEK GARDU INDUK 150 KV BUNGAH/JIIPE

Penulis Alhadi, Muchamad Alfin Rizka
Jenis

TA

Tahun

2024

Kode

654/UB/FT-Sip/25

Bahasa

Ind

TA Tersedia
Unduh Laporan

MINIMASI BIAYA PROYEK DENGAN REKAYASA DURASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE PREDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) KERJA PADA PROYEK GARDU INDUK 150 KV BUNGAH/JIIPE

#2214222001/FT-Sip

Pengarang: Alhadi, Muchamad Alfin Rizka

Pembimbing Pertama: Bagus Dwipurwanto, S.T., M.T

Jenis: TA

Penerbit: UBHARA : FT- Sipil

Tahun Terbit: 2024

Bahasa: Ind

Kode: 654/UB/FT-Sip/25

No. Klasifikasi: 691.3 ALH M

Jenis Karya: S1


Jenis

TA

Tahun

2024

Status

Tersedia

Kode

654/UB/FT-Sip/25

Deskripsi Fisik

xx, 61 hal; 21x30

Subyek

DURASI PROYEK - METODE CPM

Kata Kunci

Total biaya proyek rekayasa durasi durasi optimum dan metode percepatan

Anotasi

ABSTRAK Total biaya proyek merupakan salah satu unsur yang perlu dicermati oleh seorang project manager dalam menangani suatu proyek. Total biaya proyek terdiri dari biaya langsung dan biaya tak langsung (yang sering disebut keuntungan dan overhead). Biaya selalu berhubungan dengan durasi, sehingga apabila durasi dipercepat atau mengalami keterlambatan karena suatu kesalahan dalam pengelolaan managemen konstruksi akan mempengaruhi biaya total serta keuntungan proyek. Durasi yang memberikan biaya total terendah dan keuntungan tertinggi disebut dengan durasi optimum. Durasi optimum harus di analisa seorang project manager agar proyek yang ditangani memperoleh keuntungan tertinggi. Dengan menggunakan analisa durasi proyek menggunakan data eksisting dari proyek Gardu Induk 150 kV Bungah/Jiipe dapat menghitung seberapa lama durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut dengan total biaya terendah dan keuntungan tertinggi. Analisa durasi proyek dapat dilakukan dengan cara membuat suatu rekayasa durasi proyek melalui percepatan proyek dengan metode penambahan tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja akan membuat biaya langsung dari proyek akan meningkat. Akan tetapi apabila dengan penambahan tenaga kerja, proyek dapat lebih cepat terselesaikan maka biaya tak langsung proyek akan menurun. Sehingga pada kondisi durasi optimum itulah kondisi yang akan dicari pada tugas akhir ini. Dikarenakan pada durasi optimum akan mendapatkan biaya total proyek yang terendah dan keuntungan yang tertinggi. Data yang didapat dari lapangan bahwa pekerjaan sipil pembangunan Gardu Induk 150 kV Bungah/Jiipe adalah 244 hari kalender dengan biaya total proyek sebesar Rp. 25,948,386,402,-. Seteleh dilakukan penelitian dengan melakukan rekayasa durasi maka mendapatkan hasil bahwa pekerjaan sipil pembangunan Gardu Induk 150 kV Bungah/Jiipe memiliki durasi optimum selama 234 hari kelender dengan biaya total proyek terendah sebesar Rp. 25,939,438,015,-. Selain itu dapat diketahui bahwa prosentase pengurngan biaya total proyek pada durasi optimum terhadap durasi normal adalah 0,03%. Kata Kunci : Total biaya proyek, rekayasa durasi, durasi optimum dan metode percepatan

Catatan

Wisuda 2025

Di-entri: 28 July 2025 04:54