Skripsi

STRATEGI TIM KREATIF PROGAM “LUDRUK” DI PROGRAMA 4 RRI SURABAYA SEBAGAI MEDIA PELESTARI BUDAYA JATIM

Penulis INDARWATI, WINDI
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

1079/UB/FISIP-KOM/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

STRATEGI TIM KREATIF PROGAM “LUDRUK” DI PROGRAMA 4 RRI SURABAYA SEBAGAI MEDIA PELESTARI BUDAYA JATIM

#1513211119

Pengarang: INDARWATI, WINDI

Pembimbing Pertama: Dra. Ratna Setyarahajoe, M.Si.

Pembimbing Kedua: Yulius Puguh A.W.,Sos.M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: Surabaya : UBHARA - FISIP-KOM

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 1079/UB/FISIP-KOM/19

No. Klasifikasi: 384.55 Ind s

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

1079/UB/FISIP-KOM/19

Deskripsi Fisik

xiii + 70 hal; 21x 30 cm

Subyek

PROGRAM - SIARAN TELEVISI

Kata Kunci

Strategi Tim Kreatif Program Ludruk Media Pelestarian

Anotasi

ABSTRAK Radio dikenal oleh masyarakat sebagai media komunikasi massa yang spesifik, karena kemampuannya dapat menciptakan “theatre of the mind” dalam pikiran pendengarnya. Sehingga radio masih tetap diminati oleh masyarakat karena sifatnya yang fleksibel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan keistimewaan dari pengaruh sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji strategi tim kreatif dan menganalisis apa saja kendala yang ada dalam tim kreatif program ludruk di progama 4 RRI Surabaya. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa : 1. RRI Surabaya yang menyandang nama negara sehingga masih aktif untuk menyiarkan budaya daerah jawa timur yaitu ludruk. 2. RRI Surabaya bekerja sama dengan banyak lembaga dan masyarakat serta kaum muda yang ingin melestarikan budaya ludruk ini agar tidak punah. 3. Tim Kreatif ludruk selalu menyajikan cerita yang berbeda agar, pemeran yang berbeda dengan ludruk lainnya sehingga dapat menarik minat pendengar serta agar banyak masyarakat khusunya kaum muda untuk ikut bergabung melestarikan budaya ludruk ini walaupun lewat media komunikasi radio.

Di-entri: 18 November 2019 04:54