Skripsi

PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA PROGRAM ACARA “REALITAS” TENTANG ISU PENISTAAN AGAMA MULAI BULAN SEPTEMBER 2016 SAMPAI BULAN JANUARI 2017 DI METRO TV

Penulis Asad, Mohammad
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

1128/UB/FISIP-Kom/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA PROGRAM ACARA “REALITAS” TENTANG ISU PENISTAAN AGAMA MULAI BULAN SEPTEMBER 2016 SAMPAI BULAN JANUARI 2017 DI METRO TV

#12032107

Pengarang: Asad, Mohammad

Pembimbing Pertama: Muhammad Fadeli, S.Sos,M.Si

Pembimbing Kedua: Fitria Widiyani, S.Sos. M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: FISIP KOMUNIKASI

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 1128/UB/FISIP-Kom/19

No. Klasifikasi: 070.4 Asa p

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

1128/UB/FISIP-Kom/19

Deskripsi Fisik

xix + 93 hal; 30 cm

Subyek

KODE ETIK JURNALISTIK

Kata Kunci

Kode Etik Jurnalistik Isu Penistaan Program Acara “Realitas” Metro TV.

Anotasi

ABSTRAK MetroTV adalah media televisi berita pertama di Indonesia yang menyangkan 70 persen berita dan 30 persen acara hiburan. Berbeda dengan acara stasiun televise lain yang lebih mengutamakan acara hiburan daripada acara berita. Salah satu program berita andalan Metro TV adalah program acara “Realitas” yang tayang pada pukul 22.30 setiap Senin dan Rabu. Realitas merupakan program tayangan berita investigasi yang mengungkap suatu peristwa kedalam kemasan yang lugas, mendalam, serta tidak ada yang ditutup-tutupi kepada pemirsanya. Bertepatan pada penghujung akhir tahun 2016 terdapat isu penista agama yang mendadak menjadi sorotan public di seluruh negeri bahkan hingga ke kancah dunia. Dari peristiwa tersbut “Realitas mengupas informasi mengenai pergerakan peristiwa tersebut dan membaginya menjadi beberapa episode yang dimulai sejak awal mula isu ini beredar di bulan September 2016 lalu. Lalu bagaimana penerapan Kode Etik Jurnalistik yang diterapkan oleh tim redaksi “Realitas”? dan hasil penelitian tercatat 3 berita dinyatakan menerapkan Kode Etik dengan baik, satu episode menerapkan 90% Kode Etik dan 10%nya melangar, kemudian terakhir satu episode 70% melanggar Kode Etik dan 30% sisanya menerapkan Kode Etik.

Di-entri: 11 November 2019 04:54