Skripsi

ANALISIS RESEPSI ORANG TUA TERHADAP UNSUR BULLYING DALAM SERIAL ANIMASI DORAEMON DI RCTI

Penulis LISTIYORINI, MIFTAQUL
Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Kode

1033/UB/FISIP-Kom/19

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS RESEPSI ORANG TUA TERHADAP UNSUR BULLYING DALAM SERIAL ANIMASI DORAEMON DI RCTI

#1513211126

Pengarang: LISTIYORINI, MIFTAQUL

Pembimbing Pertama: Dr. Ita Kusuma Mahendrawati, M.Si.,

Pembimbing Kedua: Julyanto Ekantoro, SE., SS., M.SI.,

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FISIP - Kom

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 1033/UB/FISIP-Kom/19

No. Klasifikasi: 741.5 Lis a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

1033/UB/FISIP-Kom/19

Deskripsi Fisik

xxv + 75 hlm, 21 + 30 cm

Subyek

ANALISIS RESEPSI, UNSUR BULLYING - SERIAL ANIMASI

Kata Kunci

Analisis Resepsi Bullying Animasi Doraemon

Anotasi

ABSTRAK Beberapa serial animasi dibuat sebagai sarana pembelajaran anak-anak, tetapi dengan adanya perkembangan teknologi animasi dan industri film turut memperluas ruang gerak film kartun, baik dari segi tema cerita maupun gambar. Dengan kepopuleran film kartun, beberapa di antaranya banyak yang mengusung bullying sebagai bagian dari jalan ceritanya. Dalam hal ini, keberadaan orang tua memegang peranan penting karena orang tua juga harus mendampingi anak-anak saat menonton televisi. Oleh karenanya, peneliti ingin mengetahui bagaimana penerimaan orang tua terhadap unsur bullying dalam serial animasi Doraemon di RCTI. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan dengan wawancara mendalam bersama enam informan orang tua di Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Selain itu, peneliti juga memilih 2 episode sebagai sample objek penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah pertama audiens yang termasuk dalam kategori dominan, yaitu di mana audiens sejalan dengan kode-kode yang disampaikan oleh serial Doraemon. Yang kedua, audiens termasuk dalam kategori negoisasi, yakni audiens sejalan dengan kode-kode yang disampaikan, namun juga memodifikasinya sesuai pendapat mereka masing-masing. Dan yang ketiga, di mana audiens termasuk dalam kategori oposisi, yaitu audiens tidak sejalan atau menolak dengan kode-kode yang disampaikan. Kesimpulannya, beberapa orang tua menyetujui jika serial animasi Doraemon mengandung unsur bullying dalam setiap episodenya, animasi tersebut menampilkan perilaku bullying yang tidak semestinya dilakukan oleh anak-anak karena bisa berdampak buruk terhadap pola pikir dan periaku anak. Audiens sebagai penikmat tayangan ini mampu memaknai unsur bullying berdasarkan pemahaman, penerimaan, serta penilaian dari masing-masing audiens. Keberagaman penerimaan orang tua tersebut dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis posisi, yaitu posisi hegemoni dominan, posisi negosiasi, dan posisi oposisi.

Di-entri: 04 November 2019 04:54