EVALUASI BLACKSPOT AREA, BIAYA AKIBAT KECELAKAAN DAN USULAN PENANGANANNYA PADA RUAS JALUR UTAMA BALONG BENDO (KM 31+950 s/d 38+000 )
Penulis NURJANAH, ALFIYAHTA
2018
514/UB/FT-sipil/18
Ind
EVALUASI BLACKSPOT AREA, BIAYA AKIBAT KECELAKAAN DAN USULAN PENANGANANNYA PADA RUAS JALUR UTAMA BALONG BENDO (KM 31+950 s/d 38+000 )
#14042031Pengarang: NURJANAH, ALFIYAH
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA - FT Sipil
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Ind
Kode: 514/UB/FT-sipil/18
No. Klasifikasi: 625.7 Nur e
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2018
Status
Tersedia
Kode
514/UB/FT-sipil/18
Deskripsi Fisik
xviii, 50 hal; 30 cm
Subyek
JALAN RAYA - KARAKTERISTIK KECELAKAAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Jalan Balong Bendo terletak di Kecamatan Krian dimulai dari Km 31+950 s/d Km 38+000. Jalan Balong Bendo, berdasarkan klasifikasi jalan termasuk Jalan Provinsi dengan batas kecepatan 60 Km/Jam. perlu adanya evaluasi untuk menentukan black spot area di Jalan Balong Bendo pada Km 31+950 s/d Km 38+000 dan untuk selanjutnya dianalisa untuk terhadap biaya kecelakaan lalu lintas. Guna mengurangi analisa angka kecelakaan, juga dianalisa terhadap geometri untuk memberikan solusi. Dalam penelitian ini, analisa daerah rawan kecelakaan dilakukan berdasarkan pedoman penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (Dep.KimPrasWil, 2004) dengan metode Cusum untuk mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan dilakukan dengan membagi panjang jalan menjadi per segmen. Untuk analisa biaya kecelakaan menggunakan pedomam besaran biaya kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan metode the gross output (Dep.Pekerjaan Umum, 2016). Dari hasil analisa karakteristik kecelakaan dengan tipe tabrak depan – depan (><) banyak terjadi pada Km 31+950 s/d Km 32+000 dengan jumlah kecelakaan 3 kejadian, Km 35+000 s/d Km 36+000 dengan jumlah kecelakaan 5 kejadian, dan Km 37+000 s/d Km 38+000 dengan jumlah kecelakaan 5 kejadian, karakteristik kecelakaan dengan tipe tabrak depan – belakang (>>) sering terjadi pada Km 32+000 s/d Km 33+000 dengan jumlah kecelakaan 8 kejadian, Km 33+000 s/d Km 34+000 dengan jumlah 9 kejadian kecelakaan, dan Km 36+000 s/d Km 37+000 dengan jumlah 5 kecelakaan dan tipe kecelakaan dengan karakteristik tabrak depan – samping (>[) terjadi pada Km 34+000 s/d 35+000 dengan jumlah 8 kecelakaan. Beradarkan karakteristik tipe kecelakaan, sehingga perlu adanya evaluasi terhadap geometri, dan perlengkapan jalan, baik non struktural maupun yang bersifat struktural. Lokasi titik rawan kecelakaan atau black spot adalah teridentifiasi pada Km 34+000 s/d 35+000, dan Km 35+000 s/d Km 36+0000. Biaya tertinggi terjadi pada tahun 2015, yaitu Rp.5.007.640.000, dan untuk mengurangi terjadinya angka kecelakaan, salah satunya adalah dengan pemasangan rambu peringatan didaerah rawan kecelakaan, pembuatan median, jembatan penyebrangan sehingga tidak menimbulkan lebih banyak korban jiwa lagi. Kata kunci : Karakteristik kecelakaan, Black spot Dan The gross output (Hum