ANALISIS ISI PESAN DAKWAH DALAM TAYANGAN SINETRON “UMMI†DI ANTV EPISODE 1-5
Penulis ANNISA, WANDASARI NURILIASkripsi
2018
937/FISIP-KOM/18
Ind
ANALISIS ISI PESAN DAKWAH DALAM TAYANGAN SINETRON “UMMI†DI ANTV EPISODE 1-5
#14032083Pengarang: ANNISA, WANDASARI NURILIA
Pembimbing Pertama: M.Fadeli.S.Sos.M.Si
Pembimbing Kedua: Tira Fitriawardhani.S.Sos
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FISIP Kom
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Ind
Kode: 937/FISIP-KOM/18
No. Klasifikasi: 302.5 Ana a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2018
Status
Tersedia
Kode
937/FISIP-KOM/18
Deskripsi Fisik
xiv 113 hal; 30 cm
Subyek
KOMUNIKASI - PROGRAM ACARA TVRI
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui isi pesan-pesan dakwah yang ada dalam tayangan sinetron “Ummi†pada episode satu sampai dengan lima. Dalam penelitian ini menggunakan teori John Fiske yang dimana aliran ini difokuskan pada makna pesan yang tersirat dari suatu objek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang digunakan karena beberapa pertimbangan yaitu bersifat luwes, tidak terlalu rinci, tidak lazim menidentifikasikan suatu konsep. Data yang dikumpulkan melalui dokumentasi yakni mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa video sinetron “Ummi†dari akun internet youtube official MVP Entertainment ID mulai dari episode 1 sampai dengan episode 5. Pemilihan 5 episode pada unit analisis nantinya diperinci lagi menjadi hanya pesan dakwah yang ada baik verbal maupun nonverbal, dimana setiap kalimat yang diucapkan dan setiap perbuatan akan di analisa yang dilakukan dengan proses analisis isi yang tampak (manifest) dan tidak tampak (latent) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam sinetron “Ummi†mengacu kepada masalah keimanan (aqidah), keislaman (syariah), dan juga budi pekerti (akhlaqul karimah). Dan melalui penelitian ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat memilih mana hal yang baik dan pantas ditiru juga mana hal yang buruk yang tidak pantas untuk dilakukan.