Skripsi

ANALISIS FRAMING POLIGAMI DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN I

Penulis KOTIMAH, NISWATUN
Jenis

Skripsi

Tahun

2018

Kode

919/FISIP-KOM/18

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS FRAMING POLIGAMI DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN I

#14031040

Pengarang: KOTIMAH, NISWATUN

Pembimbing Pertama: M.Fadeli.S.Sos.M.Si

Pembimbing Kedua: Tira Fitriawardhani.S.Sos.M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FISIP Kom

Tahun Terbit: 2018

Bahasa: Ind

Kode: 919/FISIP-KOM/18

No. Klasifikasi: 070.43 Kot a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2018

Status

Tersedia

Kode

919/FISIP-KOM/18

Deskripsi Fisik

xiv, 87 hal; 30 cm

Subyek

ANALISIS FRAMING - FILM

Kata Kunci

Analisis Framing Film Surga Yang Tak Dirindukan.

Anotasi

ABSTRAK Film merupakan sebuah saluran komunikasi yang paling efektif dalam penyampaian pesan kepada khalayak atau penonton, karena film dapat memberikan efek baik dari aspek edukatif, afektif, dan juga kognitif dengan mudah kepada penonton atau khalayak. Dalam penyampaian pesan, flm tidak hanya sekedar bercerita akan tetapi juga memberikan visual tentang kehidupan. Begitu juga dengan film surga yang tak dirindukan I, film surga yang tak dirindukan merupakan film yang menggambarkan tentang konflik poligami. Film ini merupakan sebuah karya dari Kuntz Agus yang dikembangkan dari novel karya Asma Nadia yang berjudul “Surga yang tak dirindukan”. Penelitian ini membahas bagaimana framing poligami dalam film ini. dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dekskriptif kualitatif, dengan menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki. menganalisa film menggunakan analisis framing dapat mengungkap pesan apa saja yang ingin disampaikan penulis / sutradara kepada penonton. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu film surga yang tak dirindukan I dalam menyikapi poligami tidak cenderung ke pro atau kontra, karena film ini, mengajak penonton untuk melihat poligami dari berbagai sisi baik dari sisi suami, istri pertama, istri kedua, dan keluarga.

Di-entri: 29 January 2019 04:54