ANALISIS WACANA KRITIS PROGRAM ACARA MATA NAJWA DITRANS7 EPISODE 100 HARI ANIES-SANDI
Penulis Mohammad, Cahya FikriSkripsi
2018
920/UB/FISIP-KOM/18
Ind
ANALISIS WACANA KRITIS PROGRAM ACARA MATA NAJWA DITRANS7 EPISODE 100 HARI ANIES-SANDI
#14032133Pengarang: Mohammad, Cahya Fikri
Pembimbing Pertama: Mohammad, Cahya Fikri
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FISIP Kom
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Ind
Kode: 920/UB/FISIP-KOM/18
No. Klasifikasi: 302.2 Moh a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2018
Status
Tersedia
Kode
920/UB/FISIP-KOM/18
Deskripsi Fisik
xv + 73 hal ; 30 cm
Subyek
KOMUNIKASI - PROGRAM ACARA TV
Kata Kunci
Anotasi
Sebagai kontrol sosial, media televisi memiliki peran penting dalam mengevaluasi hasil kerja pemerintahan. Salah satunya adalah melalui program acara Mata Najwa di Trans7, Najwa Shihab merupakan pembawa acara dalam program tersebut yang dikenal lugas dan tegas dalam berdialog. Tanggal 24 Januari 2018 adalah tepat 100 hari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin ibu kota. Banyak kebijakan yang sudah dilakukan, tak sedikit pula yang menuai kontroversi. Hal ini menjadi momentum yang digunakan oleh program acara Mata Najwa untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan Anies dan Sandi melalui episode “100 Hari Anies-Sandiâ€. Dalam episode tersebut sebuah wacana dikontruksikan oleh Najwa Shihab selaku pembawa acara dalam program Mata Najwa. Sehingga peneliti tertarik mendeskripsikan wacana yang dibangun menggunakan metode analisis wacana kritis model Van Dijk melalui tiga struktur yaitu, struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, struktur makro atau tema adalah kebijakan Anies dan Sandi. Kedua, superstruktur, pendahuluan diawali dengan video dokumentasi, kemudian isi yaitu klarifikasi dari kebijakan Anies dan Sandi dan penutupnya berisikan catatan Najwa yang mengandung kritik dan saran. Ketiga, struktur mikro segi semantik, pertanyaan-pertanyaan Najwa semuanya berisi klarifikasi. Dari segi sintaksis, Najwa menggunakan kalimat tanya. Stilistik atau gaya bahasa yang digunakan Najwa adalah lugas, tegas, kritis dan apa adanya. Dari segi retoris, penggunaan gaya bahasa metafora yang cerdas digunakan untuk menjadi kritikan dan evaluasi bagi pasangan Anies dan Sandi di penutup acara.