PROBLEMATIKA PENYIDIKAN TINDAK PIDANA JUDI ONLINE DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA OLEH POLDA JAWA TIMUR
Penulis PARISKA,TRI RETNO OKTAVINURMASkripsi
2026
5529/UB/FH/26
Ind
PROBLEMATIKA PENYIDIKAN TINDAK PIDANA JUDI ONLINE DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA OLEH POLDA JAWA TIMUR
#2211111109/FH/26Pengarang: PARISKA,TRI RETNO OKTAVINURMA
Pembimbing Pertama: Dr. A. Djoko Sumaryanto, S.H., M.H.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA: FH - Ilmu Hukum
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: Ind
Kode: 5529/UB/FH/26
No. Klasifikasi: 345.027 PAR p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
5529/UB/FH/26
Deskripsi Fisik
xii,79 hal; 30 cm
Subyek
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK ‘Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong meningkatnya tindak pidana berbasis siber, salah satunya perjudian online, yang menimbulkan tantangan serius bagi penegakan hukum pidana di Indonesia. Judi online bersifat lintas batas, anonim, dan bergantung pada sistem elektronik, sehingga menyulitkan penyidik dalam memperoleh serta membuktikan alat bukti elektronik yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur perolehan alat bukti elektronik dalam perkara tindak pidana judi online serta mengidentifikasi problematika yang dihadapi penyidik Polda Jawa Timur dalam memperoleh dan menggunakan alat bukti tersebut sebagai dasar penegakan hukum pidana. Pertanyaan penelitian difokuskan pada mekanisme penyidikan dan hambatan teknis maupun yuridis dalam pembuktian elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara dengan penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur serta studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur perolehan alat bukti elektronik telah mengacu pada KUHAP dan UU ITE, namun masih dihadapkan pada kendala keterbatasan sumber daya manusia, teknologi digital forensik, serta kompleksitas karakter kejahatan siber. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas penyidik dan harmonisasi regulasi menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana judi online.’ Kata Kunci: Judi Online, Alat Bukti Elektronik, Penyidikan, Penegakan Hukum Pidana, Digital Forensik.
Catatan
WISuda 2026