STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN STARBUCKS SUNCITY SIDOARJO DALAM MENGHADAPI GERAKAN BOIKOT
Penulis Tharenza, William DeltaSkripsi
2025
1661/UB/FISIP-KOM/25
Ind
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN STARBUCKS SUNCITY SIDOARJO DALAM MENGHADAPI GERAKAN BOIKOT
#2113211035/FISIP-KOMPengarang: Tharenza, William Delta
Pembimbing Pertama: Ariyan Alfraita, S.Sos.M.I.Kom dan Dr.Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-KOM
Tahun Terbit: 2025
Bahasa: Ind
Kode: 1661/UB/FISIP-KOM/25
No. Klasifikasi: 006.754 Tha s
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2025
Status
Tersedia
Kode
1661/UB/FISIP-KOM/25
Deskripsi Fisik
x + 82 hal; 21 x 30 cm
Subyek
KOMUNIKASI PEMASARAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran Starbucks Suncity Sidoarjo dalam menghadapi dampak gerakan boikot pada tahun 2023-2024. Gerakan boikot ini dipicu oleh sentimen genosida dan politik internasional, khususnya tuduhan bahwa beberapa perusahaan global, termasuk Starbucks, memiliki afiliasi dengan konflik Israel-Palestina. Di wilayah seperti Sidoarjo, di mana mayoritas penduduk beragama Islam, gerakan boikot ini menimbulkan tantangan besar bagi Starbucks untuk mempertahankan citra merek, kepercayaan konsumen, dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer gerai dan barista Starbucks Suncity Sidoarjo, observasi lapangan, serta analisis dokumen terkait. Penelitian ini menganalisis bagaimana Starbucks beradaptasi dengan isu global yang memengaruhi bisnis mereka di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Starbucks Suncity Sidoarjo menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu, yang meliputi klarifikasi nilai perusahaan melalui media sosial dan pernyataan resmi, peluncuran produk baru, promosi khusus, serta kerja sama dengan komunitas lokal untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan konsumen. Strategi ini dirancang untuk mengatasi gerakan boikot, dan mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah tantangan besar. Selain itu, Starbucks juga menggunakan pendekatan personal dalam pelayanan pelanggan untuk menciptakan pengalaman positif yang dapat meredam pengaruh gerakan boikot. Penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi strategi pemasaran global ke dalam konteks lokal, khususnya dalam menangani isu-isu sensitif terkait sentimen keagamaan dan politik. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis, terutama bagi perusahaan global yang beroperasi di negara-negara dengan karakteristik demografi dan budaya yang unik.
Catatan
Wisuda 2025