Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan Runway, Apron Dan Taxiway Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Dengan Metode FAA
Penulis Ilham MohTA
2017
260/UB/FT-Sip/17
Ind
Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan Runway, Apron Dan Taxiway Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Dengan Metode FAA
#12042006Pengarang: Ilham Moh
Pembimbing Pertama: Anik Budiati, S.T., M.T.
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA - FT. Sipil
Tahun Terbit: 2017
Bahasa: Ind
Kode: 260/UB/FT-Sip/17
No. Klasifikasi: 625.7 Moh p
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2017
Status
Tersedia
Kode
260/UB/FT-Sip/17
Deskripsi Fisik
x, 50 hal; 30 cm
Subyek
PERKERASAN JALAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2002 DAN 2013 DI KAWASAN MANDIRI GEM CITY KEC. MANYAR KAB. GRESIK Moh. Ilham, 12042006 Pembimbing : Anik Budiati, ST, MT Gresik adalah sebuah kota di Jawa Timur yang merupakan pusat industri, dan ekonomi sehingga memerlukan pengembangan wilayah baru sebagai pendukung agar pertumbuhan dan perkembangan wilayah tersebut berlangsung dengan baik. Seperti yang terjadi dikawasan GRAND ESTATE MARINA CITY kacamatan manyar kabupaten Gresik. Guna menekan pertumbuhan ekonomi, para pengembang bergerak dengan cepat membangun sebuah kawasan baru yang terdiri dari hunian, ruko, mall, apartement, gudang dan perindustrian. mengingat pentingnya hal itu, perkembangan arus lalu lintas pada daerah tersebut harus diikuti dengan tingkat pelayanan jalan yang sesuai, agar volume lalu lintas dan beban kendaraan tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Untuk itu perlu adanya perencanaan jalan dengan umur rencana minimal 10 tahun, Terhitung dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2029. Perencanaan perkerasan lentur jalan pada kawasan GRAND ESTATE MARINA CITY akan dibagi menjadi beberapa kelas jalan antara lain, Jalan Kelas I, Jalan Kelas III dan jalan Local menggunakan metode Analisa Komponen Perkerasan Lentur Bina Marga 2002 dan Manual Design Perkerasan Lentur Bina Marga 2013 sebagai control perhitungan Didapatkan hasil perhitungan perencanaan yang sama pada Jalan Kelas I dan Jalan Kelas III dengan susunan struktur, Lapisan Atas (Laston) tebal 10 cm, Lapisan Pondasi Atas (Batu Pecah) tebal 15 cm,dan lapisan pondasi bawah (Sirtu) tebal 10 cm. Sedangkan pada jalan Lokal, Lapisan Atas (Laston) tebal 5 cm, Lapisan Pondasi Atas (Batu Pecah) 15 cm dan Lapisan pondasi bawah (Sirtu) tebal 10 cm Kata Kunci : Perkerasan lentur,, Analisa komponen, Geometrik Jalan