SISTEM PENGELOMPOKAN PENERIMA RASKIN DAN PKH BERDASARKAN DATA DUSUN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS (Studi kasus Kelurahan desa Menganti kab.Gresik
Penulis Adfiantono , Rendra BayuTA
2017
242/UB/FT-Inf/17
Ind
SISTEM PENGELOMPOKAN PENERIMA RASKIN DAN PKH BERDASARKAN DATA DUSUN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS (Studi kasus Kelurahan desa Menganti kab.Gresik
#10043022Pengarang: Adfiantono , Rendra Bayu
Pembimbing Pertama: Rifki Fahrial Zainal, S.Kom., M.Kom.
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya UBHARA: FT- inf
Tahun Terbit: 2017
Bahasa: Ind
Kode: 242/UB/FT-Inf/17
No. Klasifikasi: 621.317 Adf m
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2017
Status
Tersedia
Kode
242/UB/FT-Inf/17
Deskripsi Fisik
xiii, 67 hal; 30 cm
Subyek
DATA DUSUN - K-MEANS
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Salah satu dusun yang mendapatkan bantuan raskin dan PKH adalah dusun Menganti. Namun terkadang pemberian bantuan raskin ataupun PKH sering kali salah sasaran terhadap warga yang mampu. Jadi ada warga yang terbilang mampu tapi mendapatkan bantuan tersebut. Oleh sebab itu, agar memudahkan mengelompokan pemberian bantuan terhadap warga yang berhak menerima bantuan raskin dan PKH dalam tugas akhir ini dilakukan penelitian yang berjudul sistem pengelompokan penerima raskin dan PKH berdasarkan data dusun menggunakan metodeper K-Meansdan jarak dissmilarity. Fitur yang terbentuk ada 7 fitur yaitu pendapatan, barang, sumber air, sumber listrik, luas rumah, kondisi dinding, kondisi atap. Dari ke-7 fitur tersebut akan diisi sesuai dengan data warga tiap rumah tangga. Hasil dari ini penelitian adalah dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian Pengelompokan Penerima Raskin Dan PKH Berdasarkan Data Dusun Menggunakan Metode K-Means cocok digunakan pada data warga yang akan dikempokkan untuk bantuan Raskin dan PKH dan beberapa proses terdapat cluster yang selalu konsisten dalam pembenukkannya. Dari semua hasil pengujian yang memiliki pengelopokkan terbaik adalah pada proses ke-1 dan proses ke-2. Kata kunci : Raskin, PKH, K-Means, dissmilarity, Data, cluster.