ANALISIS PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, LEVERAGE, DAN PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM INDEKS LQ45 PERIODE 2011-2013
Penulis SORAYA EKA YUANITASkripsi
2016
4730/UB/FE-MA/16
Ind
ANALISIS PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, LEVERAGE, DAN PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM INDEKS LQ45 PERIODE 2011-2013
#11021119Pengarang: SORAYA EKA YUANITA
Pembimbing Pertama: Dr.Hj.Musriha,M.Si
Pembimbing Kedua: Nurul Iman,M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FE - AK
Tahun Terbit: 2016
Bahasa: Ind
Kode: 4730/UB/FE-MA/16
No. Klasifikasi: 657.15 Sor a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2016
Status
Tersedia
Kode
4730/UB/FE-MA/16
Deskripsi Fisik
xv, 125 hlm, 30 cm
Subyek
TINGKAT KINERJA KEUANGAN, RASIO LIKUIDITAS, RASIO PROFITABILITAS
Anotasi
ABSTRAK ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MELALUI RASIO LIKUIDITAS, LAVERAGE, DAN PROFITABILITAS PT. HOLCIM INDONESIA TBK. Oleh : SHINTA AYU PRAMITA Berkembang tidaknya suatu perusahaan dapat dilihat dari kinerja perusahaan, dalam hal ini yang sangat berperan penting adalah pihak manajemen. Informasi keuangan sebagai salah satu bagian yang sangat penting. Kegunaannya bagi perusahaan sejalan dengan semakin besarnya skala operasi dan kompleksnya kegiatan-kegiatan dalam perusahaan. Dalam penelitian ini yang menjadi obyek penelitian adalah PT. Holcim Indonesia Tbk Cilacap. Tujuan dan manfaat penyusunan skripsi ini adalah mengetahui perhitungan analisa rasio likuiditas, laverage, dan profitabilitas sebagai alat penilaian kinerja keuangan pada PT. Holcim Indonesia Tbk ; untuk menentukan/ mengukur efisiensi tiap-tiap bagian, proses atau produksi serta untuk menentukan derajat keuntungan yang dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan ; untuk menentukan perlu tidaknya digunakan kebijaksanaan atau prosedur yang baru untuk mencapai hasil yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Dari hasil penelitian menggunakan analisis rasio keuangan dapat ditarik kesimpulan bahwa pada rasio likuiditas kondisi perusahaan cukup baik karena masih berada diatas rata-rata rasionya. Berdasarkan rasio solvabilitas perusahaan dalam keadaan cukup baik karena perusahaan tidak terlalu banyak dibiayai kreditur. Pada rasio profitabilitas, perusahaan dalam kondisi cukup baik karena perusahaan menghasilkan laba bersih.