Peranan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Internal Pada CV, Isotech Mandiri
Penulis Istira,Endra ErmawatiSkripsi
2016
2845/UB/FE-AK/16
Ind
Peranan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Internal Pada CV, Isotech Mandiri
#11023109Pengarang: Istira,Endra Ermawati
Pembimbing Pertama: H.Ali Rasyadi,SE.M.Ak
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA FE-Akuntansi
Tahun Terbit: 2016
Bahasa: Ind
Kode: 2845/UB/FE-AK/16
No. Klasifikasi: 657.458 Ist p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2016
Status
Tersedia
Kode
2845/UB/FE-AK/16
Deskripsi Fisik
xiv, 86 hal; 30 cm
Subyek
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI - KENDALI INTERN
Anotasi
Sistem informasi akuntansi merupakan suatu komponen perusahaan yang melakukan pengelolahan untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan. Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui peranan sistem informasi akuntansi penjualan sebagai penunjang efektivitas pengendalian internal pada CV. Isotech Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif karena penelitian ini bertujuan untuk membangdingkan dengan teori-teori yang ada lalu diambil kesimpulan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis komperatif. Analisis kualitatif pengolahan data dengan cara mengelompokkan dan menganalisis kembali data yang didapati dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis komperatif pengolahan data dengan cara membandingkan antara teori-teori sistem akuntansi dengan data-data yang terdapat pada perusahaan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan CV. Isotech Mandiri belum memadai dikarenakan adanya perangkapan tugas antara fungsi penjualan tunai dengan fungsi penjualan kredit. Fungsi penjualan kredit diharapkan dapat menjadi pengontrol atas besarnya piutang pada pelanggan. Pentingnya fungsi kredit juga dapat digunakan untuk mengetahui kredibilitas pelanggan agar pembayaran atas penjualan kredit yang dilakukan dapat diterima sesuai dengan waktu yang disepakati. Sehingga dapat meminimalis resiko tidak tertagihnya piutang. Hal ini dapat berpengaruh terhadap masuknya pendapatan yang tepat waktu. Pada penelitian ini ditemukan juga terdapat perangkapan tugas antara fungsi akuntansi dengan fungsi kas yang dapat menyebabkan resiko terjadinya penyelewengan. Penggabungan tugas fungsi akuntansi dan fungsi kas yang dilakukan oleh satu orang beresiko tidak terjaminnya kekayaan perusahaan namun semakin membuka kesempatan bagi karyawan untuk melakukan kecurangan. Kata kunci: Sistem informasi, akuntansi, pengendalian internal.