TA

Perencanaan Ulang Struktur Gedung Sekolah Surabaya Grammar School 2 (Sgs 2) Dengan Beton Bertulang

Penulis Susilowati, Lutfia
Jenis

TA

Tahun

2016

Kode

489/UB/FT-Sip/16

Bahasa

Ind

TA Tersedia
Unduh Laporan

Perencanaan Ulang Struktur Gedung Sekolah Surabaya Grammar School 2 (Sgs 2) Dengan Beton Bertulang

#11042004

Pengarang: Susilowati, Lutfia

Pembimbing Pertama: Ir.Tri Wardoyo, M.T.

Jenis: TA

Penerbit: Surabaya: UBHARA, FT- Sipil

Tahun Terbit: 2016

Bahasa: Ind

Kode: 489/UB/FT-Sip/16

No. Klasifikasi: 691.3 Sus p

Jenis Karya: S1


Jenis

TA

Tahun

2016

Status

Tersedia

Kode

489/UB/FT-Sip/16

Deskripsi Fisik

xvii, 253 hal; 30 cm

Subyek

BANGUNAN GEDUNG - STRUKTUR BETON

Kata Kunci

perencanaan ulang struktur perhitungan struktur beton bertulang

Anotasi

Perencanaan bangunan gedung sekolah perlu memperhatikan beberapa faktor, salah satunya yaitu beban gempa. Pada perencanaan awal, struktur gedung sekolah SGS 2 terdiri dari 4 lantai dengan menggunakan struktur utama beton bertulang dan konstruksi baja pada atapnya. Direncanakan ulang menjadi 8 lantai dengan semua struktur menggunakan konstruksi beton bertulang. Bangunan ini dirancang dengan standart SNI 1726-2012 untuk perhitungan gempa dan SK SNI 03 (Standart Nasional Indonesia) 2847-2002 serta SNI 2847-2013 untuk perhitungan konstruksi beton bertulang. Perencanaan struktur gedung sekolah SGS 2 terdiri dari bangunan atas yang meliputi balok, kolom, pelat lantai, pelat atap dan tangga. Kemudian bangunan bawah yang meliputi sloof, pile cap, pondasi. Perencanaan struktur gedung sekolah SGS 2 juga memperhitungkan beban yang bekerja pada struktur seperti beban mati (dead load), beban hidup (live load), beban gempa (earthquake load) dan beban angin (wind load). Tahap perencanaan struktur gedung dimulai dengan pengumpulan data, kemudian penentuan dimensi balok induk, balok anak dan kolom. Langkah berikutnya adalah permodelan struktur 3 dimensi menggunakan program bantu SAP2000 untuk menghitung struktur, cek perhitungan gaya batang tarik dan tekan, jika OK maka lanjut desain komposit. Tahap pengerjaaan perencanaan struktur dibagi menjadi 3 yaitu perencanaan struktur sekunder, struktur primer dan struktur bawah yang dicantumkan dalam bentuk gambar. Perhitungan struktur sekunder menghasilkan pelat atap dan pelat lantai dengan tebal 120 mm disertai tulangan arah x dan y yaitu Ø10-200. Untuk tangga didapat tulangan arah x yaitu D16-200 dan tulangan arah y yaitu Ø10-200. Perhitungan struktur primer menghasilkan balok induk dimensi 450x800 mm dengan momen terbesar 31230,7 kgf-m dan tegangan geser sebesar 7245,1 kg-f. Lalu untuk kolom dengan dimensi 600x600 mm didapat beban yang bekerja sebesar 4071,712 K.N dengan kombinasi pembebanan 1,2 DL+1,6 LL. Kemudian perhitungan struktur bawah yang menghasilkan pondasi 14 tiang pancang dengan beban 707,41 T.m, Momen x sebesar 41,15 T.m, Momen y sebesar 93,946 T.m, menggunakan pile cap sebagai pengikat pancang dimensi 4000x6550 mm dengan tulangan arah x yaitu 21 D25 dan tulangan arah y yaitu 34 D25. Dimana dalam perencanaan analisa perhitungan struktur ini menggunakan program bantu SAP2000 dan spColoumn untuk perhitungan kolom beton. Kata kunci : perencanaan ulang struktur, perhitungan struktur, beton bertulang

Di-entri: 10 October 2016 04:54