TA

Sistem Peramalan / Forecasting Permintaan Alat Kesehatan Dengan Metode Double Exponential Smoothing (Studi Kasus : Pt. Prodevice Surabaya)

Penulis Susanto, Herry
Jenis

TA

Tahun

2016

Kode

198/UB/FT-inf/16

Bahasa

Ind

TA Tersedia
Unduh Laporan

Sistem Peramalan / Forecasting Permintaan Alat Kesehatan Dengan Metode Double Exponential Smoothing (Studi Kasus : Pt. Prodevice Surabaya)

#09043023

Pengarang: Susanto, Herry

Pembimbing Pertama: Rifky Fahrial Zainal, ST.,M.Kom

Pembimbing Kedua: Rani Purbaningtyas, S. Kom., MT

Jenis: TA

Penerbit: Surabaya, UBHARA - FT. informatika

Tahun Terbit: 2016

Bahasa: Ind

Kode: 198/UB/FT-inf/16

No. Klasifikasi: 621.319 Sus s

Jenis Karya: S1


Jenis

TA

Tahun

2016

Status

Tersedia

Kode

198/UB/FT-inf/16

Deskripsi Fisik

xiv, 72 hlm, 30 cm

Subyek

APLIKASI PERAMALAN - METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING

Kata Kunci

Peramalan forecasting Double Exponential Smoothing Exponential Smoothing RMSE.

Anotasi

ABSTRAK Dalam bidang usaha distribusi, ketersediaan akan barang jual menjadi pertimbangan yang sangat penting, perkiraan akan jumlah persediaan barang juga sangat diperlukan untuk menjaga agar barang jual selalu tersedia sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat dimaksimalkan. Pembuatan sistem ini bertujuan untuk memberikan perhitungan jumlah kebutuhan barang-barang yang akan dipasarkan dengan menggunakan metode Double Exponential Smoothing untuk meramalkan nilai dari suatu keadaan yang dihitung menggunakan data-data pergerakan obyek tersebut yang pernah terjadi. Perhitungan Double Exponential Smoothing cukup efektif digunakan untuk meramalkan kebutuhan dengan contoh salah satu produk yaitu Lombax Grey T2 dengan hasil perhitungan peramalan sebesar -1,718 yang dapat diartikan bahwa pemesanan yang dibutuhkan sebesar 0 dengan nilai RMSE sebesar 4,88 , dan ± 60 produk jual yang disediakan dengan hasil bervariasi sesuai histori penjualan dari masing-masing produk. Kata Kunci : Peramalan, forecasting, Double Exponential Smoothing, Exponential Smoothing, RMSE.

Di-entri: 04 October 2016 04:54