PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KOTA SURABAYA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI ATR/BPN NOMOR 21 TAHUN 2020 (STUDI KASUS DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA)
Penulis Dewi, Nabilla NastitiSkripsi
2024
5328/UB/FH/24
Ind
PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KOTA SURABAYA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI ATR/BPN NOMOR 21 TAHUN 2020 (STUDI KASUS DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA)
#1811111078/FHPengarang: Dewi, Nabilla Nastiti
Pembimbing Pertama: Anggrita Esthi., S.H.,M.H
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA: FH - Ilmu Hukum
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 5328/UB/FH/24
No. Klasifikasi: 346.046 DEW p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
5328/UB/FH/24
Deskripsi Fisik
xi + 55 hal; 21x30 cm
Subyek
BADAN PERTANAHAN NASIONAL - PENYELESAIAN SENGKETA
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan dalam menangani proses mediasi yang diselesaikan di Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1. Berdasarkan hasil penelitian, dasar penyelesaian sengketa dan konflik melalui mediasi di Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1 telah sesuai dengan prosedur dan tahapan yang terdapat dalam Pasal 44 Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian empiris yaitu suatu cara analisis hasil penelitian yang menghasilkan data deskriptif analitis dengan meneliti langsung di Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1. Pendekatan yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penelitian secara langsung untuk mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan penelitian ini, baik dengan wawancara dengan pihak terkait serta pengamatan yang dilakukan dengan seksama terhadap objek penelitian. Kata Kunci : Sengketa, Konflik, Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1
Catatan
Wisuda 2024