PERBANDINGAN POLA PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (STUDI KASUS PADA LAPAS KELAS I SURABAYA DAN LAPAS KELAS I BATU SUPER MAXIMUM SECURITY NUSAKAMBANGAN)
Penulis KINASIH, RIDA AYUSkripsi
2024
5296/UB/FH/24
Ind
PERBANDINGAN POLA PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (STUDI KASUS PADA LAPAS KELAS I SURABAYA DAN LAPAS KELAS I BATU SUPER MAXIMUM SECURITY NUSAKAMBANGAN)
#2011131011/FHPengarang: KINASIH, RIDA AYU
Pembimbing Pertama: Herma Setiasih, S.H, M.Hu
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA ; FH
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 5296/UB/FH/24
No. Klasifikasi: 347.42 KIS p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
5296/UB/FH/24
Deskripsi Fisik
xvii, 78 hal; 21x30 cm
Subyek
LEMBAGA PEMASYARAKATAN - PEMINDANAAN
Kata Kunci
Anotasi
Abstrak Pandangan tentang keberadaan kejahatan dalam masyarakat yang tidak dapat dihindari. Meskipun kejahatan tidak diinginkan oleh siapapun, tetapi tetap terjadi di berbagai kalangan. Untuk menanggulangi hal ini, penting untuk ada penegakan hukum yang efektif. Salah satu bentuknya adalah melalui lembaga pemasyarakatan yang memberikan pembinaan dan bimbingan kepada para narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan baru mengenai perbedaan dalam pendekatan rehabilitasi narapidana antara Lapas Kelas I Surabaya dan Lapas Kelas I Batu Super Maximum Security Nusakambangan. Metode yang difokuskan pada observasi mendalam dan komprehensif dalam melakukan penelitian dan analisis terhadap suatu topik, fenomena, atau kajian yang akan diteliti. Pendekatan hukum yang digunakan adalah hukum empiris normatif, dengan desain penelitian meliputi studi kasus, studi lapangan, dan studi pustaka. Proses dimulai dengan mengidentifikasi narapidana dan merencanakan program pembinaan yang sesuai untuk mereka. Tahap awal ini telah terbukti efektif di kedua lembaga pemasyarakatan tersebut. Langkah selanjutnya adalah melaksanakan program pembinaan inti untuk mencapai tujuan ini. Kata kunci: Perbandingan, Narapidana, Lembaga, Pemasyarakatan
Catatan
Wisuda 2024