Skripsi

KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN MELALUI PENDEKATAN NEW PUBLIC LEADERSHIP DI DESA BANYUWANGI KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK

Penulis sanayu luanna sayyidina
Jenis

Skripsi

Tahun

2026

Kode

1735/UB/FISIP-AP/26

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN MELALUI PENDEKATAN NEW PUBLIC LEADERSHIP DI DESA BANYUWANGI KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK

#2213111024/FISIP-AP

Pengarang: sanayu luanna sayyidina

Pembimbing Pertama: dR. fierda Nurany, S.AP.,M.KP.

Pembimbing Kedua: Diana rahmawati,S.AP,M.PA

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FISIP-AP

Tahun Terbit: 2026

Bahasa: Ind

Kode: 1735/UB/FISIP-AP/26

No. Klasifikasi: 659.2 San,k

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2026

Status

Tersedia

Kode

1735/UB/FISIP-AP/26

Deskripsi Fisik

xvii + 150 hlm,30 cm

Subyek

KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN MELALUI PENDEKATAN NEW PUBLIC

Kata Kunci

New Public Leadership kepemimpinan perempuan kepala desa.

Anotasi

Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan melalui Pendekatan New Public Leadership di Desa Banyuwangi Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Luanna Sayyidina Sanayu Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Bhayangkara Surabaya Email: luannassanayu@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kuatnya stereotip gender dalam masyarakat desa yang kerap meragukan kapasitas perempuan sebagai pemimpin, sehingga diperlukan kajian mengenai bagaimana kepala desa perempuan mampu menjalankan kepemimpinan publik modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan New Public Leadership (NPL), peran network management, serta penciptaan nilai publik dalam kepemimpinan perempuan di Desa Banyuwangi, Gresik. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan analisis tematik, penelitian menemukan bahwa kepala desa perempuan berhasil menerapkan prinsip NPL melalui komunikasi terbuka, transparansi, responsivitas, dan kolaborasi lintas-aktor yang menghasilkan jejaring kerja adaptif dan nilai publik nyata. Meskipun demikian, partisipasi warga yang belum merata, bias gender residual, dan beban birokrasi masih menjadi hambatan yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan kepemimpinan perempuan tidak hanya menembus stereotip gender, tetapi juga menjadi model kepemimpinan kolaboratif di tingkat desa. Implikasi praktis penelitian menekankan perlunya penguatan literasi publik, peningkatan kapasitas perangkat desa, serta perbaikan mekanisme partisipasi untuk memperkuat penerapan NPL dan mendorong tata kelola desa yang lebih inklusif dan responsif. Kata kunci: New Public Leadership, kepemimpinan, perempuan, kepala desa.

Catatan

Wisuda 2026

Di-entri: 18 May 2026 04:54