ANALISI LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS, AKTIVITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT. CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, TBK. SURABAYA TAHUN 2018-2021.
Penulis Pangestika, Fatikhah OctavianiSkripsi
2024
5693/UB/FEB-MA/24
Ind
ANALISI LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS, AKTIVITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT. CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, TBK. SURABAYA TAHUN 2018-2021.
#2012111043/FEB/MAPengarang: Pangestika, Fatikhah Octaviani
Pembimbing Pertama: Dr. Siti Rosyafah, Dra. Ec., MM.
Pembimbing Kedua: Ruchan Sanusi. SE.,MM,
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FEB-Manajemen
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 5693/UB/FEB-MA/24
No. Klasifikasi: 658.15 PAN a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
5693/UB/FEB-MA/24
Deskripsi Fisik
xix, 110 hal; 21 x 30 cm
Subyek
MANAJEMEN KEUANGAN - LAPORAN KEUANGAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana kinerja keuangan perusahaan melalui cara menganalisis laporan keuangannya memakai pendekatan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, aktivitas guna mengetahui apakah perusahaan telah menjalankan bisnisnya dengan baik atau tidak terhadap kinerja keuangannya. Dalam penelitian ini peneliti menjadikan PT. Campina Ice Cream Industry, Tbk. Surabaya sebagai objek penelitian, data diambil dari BEI atau www.campina.co.id. Jenis metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik penelitian menganalisis data sekunder laporan keuangan. Berdasarkan pengelolaan data keuangan perusahaan, perhitungan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, aktivitas diantara nya Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Total Debt to Equity Ratio, Total Debt to Assets Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio, Gross Profit Margin, Return On Assets, Return On Equity Ratio, Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover dan Working Capital Turnover. Berdasarkan hasil perhitungan, rasio likuiditas, kinerja keuangan perusahaan terbilang cukup baik karena menunjukkan bahwa posisi perusahaan dikatakan cukup likuid atau mulai mampu memenuhi hutang lancarnya dengan aktiva lancarnya, namun belum pada standart industri sedangkan cash ratio perusahaan dapat memenuhi standart industri sehingga kinerja dibilang baik. Pada rasio solvabilitas, kinerja perusahaan dikatakan baik karena menunjukkan perusahaan mampu dalam memenuhi kewajiban dengan aktiva lancarnya atau modalnya. Pada rasio profitabilitas, kinerja keuangan perusahaan terbilang baik dalam Gross Profit Margin dikarenakan laba kotor yang meningkat dibandingkan penjualan bersih, namun pada Return On Asset dan Return On Equity masih dibawah standart industri. Pada rasio aktivitas, kinerja keuangan perusahaan terbilang baik dalam Total Assets Turnover penggunaan aset yang cukup optimal sehingga penjualan bersih meningkat, namun Fixed Assets Turnover dan Working Capital Turnover masih dibawah standart industri. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Kinerja Keuangan
Catatan
Wisuda 2024